Mahasiswa Teknik Mesin Unima Asah Inovasi di Ajang LNT‑RBM XIV 2025

Partisipasi Program Studi Teknik Mesin Universitas Negeri Manado dalam ajang Lomba Nasional Tahunan Rancang Bangun Mesin (LNT‑RBM) XIV 2025 menjadi wujud nyata komitmen dalam mencetak insan teknik yang unggul, kreatif, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. Melalui keterlibatan aktif pada kompetisi teknik mesin tingkat nasional ini, mahasiswa didorong untuk melampaui batas pembelajaran di kelas dan menghadirkan solusi rekayasa yang aplikatif bagi masyarakat dan industri.

LNT‑RBM XIV 2025 merupakan kompetisi bergengsi di bidang perancangan dan rancang bangun mesin bagi mahasiswa S1 Teknik Mesin se‑Indonesia, yang diselenggarakan oleh Badan Kerja Sama Teknik Mesin (BKS‑TM) Indonesia. Pada tahun 2025, ajang ini dipusatkan di Universitas Andalas, Padang, dengan mengusung tema pengembangan alat pengolahan sampah sebagai salah satu upaya mendukung kemandirian teknologi nasional. Kompetisi ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk menunjukkan kapasitas akademik sekaligus kepedulian terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan.

Melalui keikutsertaan dalam LNT‑RBM, mahasiswa Teknik Mesin Unima mengasah kemampuan perancangan sistem mekanik berbasis perangkat lunak CAD, analisis teknik, hingga penilaian aspek fungsional dan keamanan rancangan. Proses penyusunan proposal, penyempurnaan desain, dan persiapan presentasi akhir melatih ketelitian, cara berpikir kritis, serta kemampuan problem solving terhadap persoalan riil di lapangan. Mahasiswa tidak hanya dituntut menghasilkan konsep, tetapi juga mempresentasikan argumentasi teknis yang kuat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan dewan juri profesional.

Tahap final LNT‑RBM XIV 2025 menghadirkan berbagai tim terbaik dari berbagai perguruan tinggi, sehingga menciptakan atmosfer kompetisi ilmiah yang dinamis dan kolaboratif. Dalam forum ini, mahasiswa Teknik Mesin Unima berinteraksi dengan peserta dari seluruh Indonesia, berbagi wawasan tentang tren rekayasa terkini, serta membangun jejaring akademik yang bernilai jangka panjang. Suasana diskusi, sesi tanya jawab, dan pameran poster menjadi ajang pertukaran ide yang memperkaya perspektif sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri mahasiswa sebagai calon engineer masa depan.Keikutsertaan pada LNT‑RBM XIV 2025 memperkuat budaya riset dan inovasi di lingkungan Program Studi Teknik Mesin Unima, karena proses pembinaan tim menuntut sinergi antara dosen pembimbing, laboratorium, dan organisasi kemahasiswaan. Ajang ini menjadi pemicu lahirnya karya‑karya rekayasa aplikatif yang selaras dengan roadmap pengembangan keilmuan program studi, khususnya pada bidang desain alat dan teknologi tepat guna. Selain meningkatkan reputasi akademik, capaian mahasiswa pada level nasional diharapkan menjadi inspirasi bagi angkatan berikutnya untuk terus berprestasi dan menjaga tradisi unggul di kancah kompetisi teknik mesin Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *